Rabu, 04 April 2012

"DOA SHALAT DHUHA"

"Allahumma innad dhuha-a dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal 'ismata 'ismatuka. Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu'assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba'idan faqorribhu, bihaqqi dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta 'ibadakas sholihin".

Artinya:"Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu adalah waktuMU, dan keagungan itu adalah keagunganMU, dan keindahan itu adalah keindahanMU, dan kekuatan itu adalah kekuatanMU, dan perlindungan itu adalah perlindunganMU. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMU, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh".

Aamiin.

Selasa, 03 April 2012

"KEUTAMAAN SHALAT DHUHA"

Shalat Dhuha hanya butuh waktu 5 sampai dengan 10 menit saja sehari dan dikerjakan antara jam 07.00 sampai dengan 10.00 pagi.

"Barang siapa mengerjakan shalat Dhuha DUA rakaat, maka dia tidak ditetapkan termasuk orang-orang yang lengah.

Barangsiapa shalat EMPAT rakaat, maka dia tetapkan termasuk orang-orang yang ahli ibadah.

Barangsiapa mengerjakan ENAM rakaat maka akan diberikan kecukupan pada hari itu.

Barangsiapa mengerjakan DELAPAN rakaat, maka Allah menetapkannya termasuk orang-orang yang tunduk dan patuh.

Dan barangsiapa mengerjakan shalat DUA BELAS rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di Surga.

Dan tidaklah satu hari dan tidak juga satu malam, melainkan Allah memiliki karunia yang dianugerahkan kepada hamba-hamba-Nya sebagai sedekah. Dan tidaklah Allah memberikan karunia kepada seseorang yang lebih baik daripada mengilhaminya untuk selalu ingat kepada-Nya".(Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani

Kamis, 22 Maret 2012

‎​PROSES KEMATIAN DAN HANCURNYA TUBUH KITA

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Sesaat sebelum mati, Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.

0 Menit ...
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.

1 Menit ...
Darah berubah warna n otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.

3 Menit ...
Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.

4 – 5 Menit ...
Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah.

7 – 9 Menit ...
Penghubung ke otak mulai mati.

1 – 4 Jam ...
Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.

4 – 6 Jam ...
Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.

6 Jam ...
Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.

8 Jam ...
Suhu tubuh langsung menurun drastis.

24 – 72 Jam ...
Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.

36 – 48 Jam ...
Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina.

3 – 5 Hari ...
Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.

8 – 10 Hari ...
Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.

Beberapa Minggu ..
Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.

Satu Bulan ...
Kulit Anda mulai mencair.

Satu Tahun ...
Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan. Jadi, apa yg mau disombongkan org sebenarnya?….

BAGUS UNTUK DIRENUNGKAN ~ Kita tak membawa apapun juga saat kita meninggalkan dunia yg fana ini…

Jadilah manusia yang bermanfaat sebisanya dan jangan mempersulit hidup orang lain

Jumat, 09 Maret 2012

DOA IBLIS PENANGGUHAN WAKTU YANG ALLAH SWT KABULKAN

INILAH DOA IBLIS ttg PENANGGUHAN WAKTU YANG ALLAH SWT KABULKAN!

Iblis menjawab:
"Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan."
(Al A'raaf:14)

Iblis berkata :
"Ya Tuhanku,(kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan."
(Al Hijr:36)

Iblis berkata:
"Ya Tuhanku,beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan."
(QS.Shaad:79)

Dari ketiga DOA IBLIS yang ALLAH KABULKAN,terkait PENANGGUHAN WAKTU, maka MANUSIA jangan ikuti DOA IBLIS dengan MENANGGUHKAN:
  1. Taubatan Nashuha kepada Allah
  2. Sholat Wajib dan sholat sunnah Khusuk untuk kepentingan anda!
  3. Dzikrullah setiap helaan Nafas untuk kebaikan Anda!
  4. Amar Ma'ruf nahi Munkar sebagai kepedulian untuk sesama anda, agar saudara anda tidak IKUT DOANYA IBLIS-yakni menangguhkan amal sholeh!
  5. Jangan menahan nahan harta yang bukan hak anda. Zakatkanlah dan sedekahkanlah, JANGAN DITANGGUHKAN!
  6. SEKARANGLAH SAAT ANDA untuk selalu di dalam pribadi yang selalu Syukur - Sabar - Ikhlas dan Istiqomah dalam raih cintaNya

SEBAGAI PENANGKAL DOA IBLIS/SETAN:
Anda lazimkan 3 hal
1. Baca Ta'awudz
2. Baca Basmallah
3. Baca Sholawat Nabi Saw

INSYA ALLAH anda-anda yang sudah membagikan dan memahami semua doa Iblis diatas akan SELALU dalam PERLINDUNGAN dan HIDAYAHNYA!

Rabu, 07 Maret 2012

Manfaat Sujud dalam Sholat 5 Waktu

Tahukah Anda manfaat dalam kita menunaikan ibadah Sholat, berikut sedikit yang bisa kita jabarkan untuk manfaat yang kita dapatkan dari mengerjakan Sholat.

Sujud melibatkan 5 anggota badan yang bertumpu pada bumi, yaitu dahi, hidung, kedua telapak tangan, lutut, dan kedua ujung kaki (jari-jari kaki). Sujud adalah merendahkan diri, memuji dan meminta segala macam pinta kepada Allah sekaligus, mengikis sifat sombong, ria, takabur, dan lain-lainya.
 
Dr Fidelma O'Leary, Phd. Neuroscience dari St Edward's University, telah menjadi muallaf, karena mendapati fakta tentang manfaat sujud bagi kesehatan. Dalam kajiannya ditemukan ada beberapa urat syaraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah dan urat ini baru bisa dimasuki darah pada sa'at manusia sujud. Tetapi urat syaraf ini hanya memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Yaitu, pada waktu-waktu sholat yang telah ditetapkan (waktu subuh, zuhur, ashar, maghrib, 'Isya). Subhanallah.

So, siapa yang tidak sholat maka urat ini tidak menerima darah sehingga otaknya tidak berfungsi secara normal. Maka tdk heran, timbul macam-macam gejala sosial masyarakat saat ini.
 
Karena letak otak di atas jantung, maka kata Alm. Prof Hembing : jantung, hanya mampu membekalkan 20% darah ke otak manusia, jadi dibantu dengan sujud yang lebih lama agar menambah kekuatan aliran darah ke otak. (Kalau begitu sesuai apa yang disuruh Nabi Muhammad SAW, supaya kita sujud lama-lama di rakaat terakhir, sambil banyak meminta semua keinginan kita). Manfa'at sujud lama-lama ini, untuk menolak pening, dan migrain, menyegarkan otak, menajamkan akal pikiran (peka), melegakan sistim pernapasan, membetulkan pundi peranakan yang jatuh, memperbaiki kedudukan bayi sungsang, dan lain-lain.
 
Otak merupakan pusat pengatur dari seluruh kegiatan manusia, di dalamnya terdapat banyak sekali urat-urat saraf, yang bertugas masing-masing. Bentuknya seperti orang sujud... Subhanallah....!!!

Jumat, 10 Februari 2012

Renungan hari jum'at

Sengaja disalin sesuai aslinya, diambil dari tetangga sebelah, disebarkan untuk sobat sobatku. Bagi yang mampu membaca " tulisan "ini sampai kalimat terakhir berarti orang ini termasuk orang yang " tidak terganggu" IBLIS. Hati yang lalai adalah mangsa empuk buat iblis dan para dedengkotnya untuk menggoda manusia.

Mendakwahi anak cucu Adam agar terserong hatinya. Taujih-taujih syetan teramat memikat. Godaanya selalu variatif menjanjikan kenikmatan-kenikmatan yang disenangi syahwat. Rayuannya begitu maut, gak berhenti sebelum berhasil. Visi hidupnya semenjak terusir di surga hanya satu: cari teman sejati sebanyak-banyaknya di neraka nanti. Misinya jutaan dan benar-benar terorganisir. Mereka benar-benar mengamalkan taujih dari Ali Bin Abi Thalib, "Kejahatan yang terorganisir akan mengalahkan kebaikan yang tak terorganisir". Serangan ajakan durhakanya benar-benar mengamalkan prinsip manajemen modern. Ada planning, organizing, actuating dan evaluatingnya. Program kerjanya dilaksanakan tanpa mengenal waktu. Dimana ada manusia di situ ada dia. Namun seperti manusia, yang butuh waktu refreshing, mereka juga melakukan itu, atau lebih tepatnya terpaksa mengagendakan refreshing setahun sekali, saat bulan Ramadhan datang. Saat mereka dibelenggu dan tak mampu untuk menggoda manusia. Tapi itulah hebatnya makhluk ini, meski terbelenggu, system kinerjanya tetap dilanjutkan oleh para kader binaannya berwujud manusia. Bahkan andaikata umurnya nggak sampai kiamat nanti, dia masih bisa tersenyum dengan system perekrutan dan kaderisasi canggih yang dilakukannya. Dia takkan merasa khawatir misi kejahatannya berakhir tatkala dia dibelenggu.

Satu lagi kelebihan Iblis, dia tidak pernah puas dengan hasil usahanya, sebesar apapun usaha itu telah tercapai. Etos kerjanya sangat luar biasa. Produktivitasnya sangat tinggi. Andaikata mereka mau berpuas hati untuk sementara dari hasil usahanya selama ini. Bisalah mereka nyantai dan refreshing sejenak. Ngopi bareng untuk sejenak melepaskan kepenatan menggoda manusia.

Rabu, 01 Februari 2012

Kisah Nyata: KETIKA SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO IX TERKENA TILANG DI PEKALONGAN

Kota batik Pekalongan di pertengahan tahun 1960-an menyambut fajar dengan kabut tipis. Pukul setengah enam pagi polisi muda Royadin yang belum genap seminggu mendapatkan kenaikan pangkat dari agen polisi kepala menjadi brigadir polisi sudah berdiri di tepi posnya di kawasan Soko dengan gagahnya. Kudapan nasi megono khas Pekalongan pagi itu menyegarkan tubuhnya yang gagah berbalut seragam polisi dengan pangkat brigadir. Becak dan delman amat dominan masa itu. Persimpangan Soko mulai riuh dengan bunyi kalung kuda yang terangguk angguk mengikuti ayunan cemeti sang kusir. Dari arah selatan dan membelok ke barat sebuah sedan hitam ber plat AB melaju dari arah yang berlawanan dengan arus becak dan delman. Brigadir Royadin memandang dari kejauhan, sementara sedan hitam itu melaju perlahan menuju ke arahnya. Dengan sigap ia menyeberang jalan di tepi posnya, ayunan tangan ke depan dengan posisi membentuk sudut sembilan puluh derajat menghentikan laju sedan hitam itu. Sebuah sedan tahun lima puluhan yang amat jarang berlalu di jalanan pekalongan berhenti di hadapannya. Saat mobil menepi, brigadir Royadin menghampiri sisi kanan pengemudi dan memberi hormat. "Selamat pagi!" brigadir Royadin memberi hormat dengan sikap sempurna. "Boleh ditunjukan rebuwes!" Ia meminta surat surat mobil berikut surat ijin mengemudi kepada lelaki di balik kaca. Jaman itu surat mobil masih diistilahkan rebuwes. Perlahan, pria berusia sekitar setengah abad menurunkan kaca samping secara penuh. "Ada apa pak polisi?" Tanya pria itu. Brigadir Royadin tersentak kaget, ia mengenali siapa pria itu. "Ya Allah ... sinuwun! (yang mulia)" kejutnya dalam hati. Gugup bukan main namun itu hanya berlangsung sedetik, naluri polisinya tetap menopang tubuh gagahnya dalam sikap sempurna. "Bapak melangar verbodden, tidak boleh lewat sini, ini satu arah! "Ia memandangi pria itu yang tak lain adalah Sultan Jogja, Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Dirinya tak habis pikir, orang sebesar Sultan HB IX mengendarai sendiri mobilnya dari Jogja ke Pekalongan yang jauhnya cukup lumayan, entah tujuannya ke mana.

Setelah melihat rebuwes, Brigadir Royadin mempersilahkan Sri Sultan untuk mengecek tanda larangan verboden di ujung jalan, namun sultan menolak. "Ya ... saya salah, kamu benar, saya pasti salah! "Sinuwun turun dari sedannya dan menghampiri Brigadir Royadin yang tetap menggengam rebuwes tanpa tahu harus berbuat apa. "Jadi ... ?" Sinuwun bertanya, pertanyaan yang singkat namun sulit bagi brigadir Royadin menjawabnya. "Em ... emm ... Bapak saya tilang, mohon maaf! "Brigadir Royadin heran, sinuwun tak kunjung menggunakan kekuasaannya untuk paling tidak bernegosiasi dengannya. Jangankan begitu, mengenalkan dirinya sebagai pejabat Negara dan Raja pun beliau tidak melakukannya. "Baik ... brigadir, kamu buatkan surat itu, nanti saya ikuti aturannya, saya harus segera ke Tegal! "Sinuwun meminta brigadir Royadin untuk segera membuatkan surat tilang. Dengan tangan bergetar ia membuatkan surat tilang, ingin rasanya tidak memberikan surat itu tapi tidak tahu kenapa ia sebagai polisi tidak boleh memandang beda pelanggar kesalahan yang terjadi di depan hidungnya. Yang paling membuatnya sedikit tenang adalah tidak sepatah katapun yang keluar dari mulut sinuwun menyebutkan bahwa dia berhak mendapatkan dispensasi. "Sungguh orang yang besar!" begitu gumamnya. Surat tilang berpindah tangan, rebuwes saat itu dalam genggamannya dan ia menghormat pada sinuwun sebelum sinuwun kembali memacu Sedan hitamnya menuju ke arah barat, Tegal.

Beberapa menit sinuwun melintas di depan stasiun Pekalongan, brigadir Royadin menyadari kebodohannya, kekakuannya dan segala macam pikiran berkecamuk. Ingin ia memacu sepeda ontelnya mengejar sedan hitam itu, tapi manalah mungkin. Nasi sudah menjadi bubur dan ketetapan hatinya untuk tetap menegakkan peraturan pada siapapun berhasil menghibur dirinya. Saat aplusan di sore hari dan kembali ke markas, ia menyerahkan rebuwes kepada petugas jaga untuk diproses hukum lebih lanjut, lalu kembali kerumah dengan sepeda abu-abu tuanya.

Saat apel pagi esok harinya, suara amarah meledak di markas polisi Pekalongan. Nama Royadin diteriakkan berkali-kali dari ruang komisaris. Beberapa polisi tergopoh-gopoh menghampirinya dan memintanya menghadap komisaris polisi selaku kepala kantor. "Royadin, apa yang kamu lakukan ... sa' enake dewe ... ora mikir ... iki sing mbok tangkep sopo heh ... ngawur ... ngawur!" "Royadin, apa yang kamu lakukan. Seenaknya sendiri, tidak mikir. Ini yang kamu tangkap siapa ha. Ngawur, ngawur!" Komisaris mengumpat dalam bahasa Jawa, di tangannya rebuwes milik sinuwun pindah dari telapak kanan ke kiri bolak-balik. Brigadir Royadin pasrah, apapun yang dia lakukan dasarnya adalah posisinya sebagai polisi, yang disumpah untuk menegakkan peraturan pada siapa saja ...memang koppeg (keras kepala) kedengarannya.

Kepala polisi Pekalongan berusaha mencari tahu di mana gerangan sinuwun, masih di Tegalkah atau tempat lain? Tujuannya cuma satu, mengembalikan rebuwes. Namun tidak seperti saat ini yang demikian mudahnya bertukar kabar, keberadaan sinuwun tak kunjung diketahui hingga beberapa hari.

Pada akhirnya kepala polisi Pekalongan mengutus beberapa petugas ke Jogja untuk mengembalikan rebuwes tanpa mengikut sertakan Brigadir Royadin. Usai mendapat marah, brigadir Royadin bertugas seperti biasa. Satu minggu setelah kejadian penilangan, banyak teman temannya yang mentertawakan bahkan ada isu yang ia dengar dirinya akan dimutasi ke pinggiran kota Pekalongan selatan.

Suatu sore, saat belum habis jam dinas, seorang kurir datang menghampirinya di persimpangan soko yang memintanya untuk segera kembali ke kantor. Sesampai di kantor beberapa polisi menggiringnya keruang komisaris yang saat itu tengah menggengam selembar surat. "Royadin ... minggu depan kamu diminta pindah!" lemas tubuh Royadin, ia membayangkan harus menempuh jalan menanjak dipinggir kota pekalongan setiap hari, karena mutasi ini, karena ketegasan sikapnya dipersimpangan Soko. "Siap pak!" Royadin menjawab datar. "Bersama keluargamu semua, dibawa!" pernyataan komisaris mengejutkan, untuk apa bawa keluarga ke tepi Pekalongan selatan, ini hanya merepotkan diri saja. "Saya sanggup setiap hari pakai sepeda pak komandan, semua keluarga biar tetap di rumah sekarang!" Brigadir Royadin menawar. "Ngawur ... Kamu sanggup bersepeda Pekalongan - Jogja? Pindahmu itu ke Jogja bukan di sini. Sinuwun yang minta kamu pindah tugas ke sana. Pangkatmu mau dinaikkan satu tingkat!" cetus pak komisaris, disodorkan surat yang ada digengamannya kepada brigadir Royadin. Surat itu berisi permintaan bertuliskan tangan yang intinya: "Mohon dipindahkan brigadir Royadin ke Jogja. Sebagai polisi yang tegas saya selaku pemimpin Jogjakarta akan menempatkannya di wilayah Jogjakarta bersama keluarganya, dengan meminta kepolisian untuk menaikkan pangkatnya satu tingkat. "Ditandatangani Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Tangan brigadir Royadin bergetar, namun ia segera menemukan jawabannya. Ia tak sangup menolak permntaan orang besar seperti sultan HB IX namun dia juga harus mempertimbangkan seluruh hidupnya di kota Pekalongan. Ia cinta Pekalongan dan tak ingin meninggalkan kota ini. "Mohon bapak sampaikan ke sinuwun, saya berterima kasih, saya tidak bisa pindah dari Pekalongan. Ini tanah kelahiran saya, rumah saya. Sampaikan hormat saya pada beliau, dan sampaikan permintaan maaf saya pada beliau atas kelancangan saya ! "Brigadir Royadin bergetar, ia tak memahami betapa luasnya hati sinuwun Sultan HB IX. Amarah hanya diperolehnya dari sang komisaris namun penghargaan tinggi justru datang dari orang yang menjadi korban ketegasannya.

July 2010, saat penulis mendengar kepergian purnawirawan polisi Royadin kepada sang khalik dari keluarga di Pekalongan, penulis tak memiliki waktu cukup untuk menghantar kepergiannya. Suaranya yang lirih saat mendekati akhir hayat masih saja mengiangkan cerita kebanggaannya ini pada semua sanak famili yang berkumpul. Ia pergi meninggalkan kesederhanaan perilaku dan prinsip kepada keturunannya, sekaligus kepada penulis selaku keponakannya. Idealismenya di kepolisian Pekalongan tetap ia jaga sampai akhir masa baktinya. Pangkatnya tak banyak bergeser, terbelenggu idealisme yang selalu dipegangnya erat-erat yaitu ketegasan dan kejujuran. Hormat amat sangat kepadamu pak Royadin, sang polisi sejati. Dan juga kepada pahlawan bangsa Sultan Hamengkubuwono IX yang keluasan hatinya melebihi wilayah negeri ini dari Sabang sampai Merauke.

(sumber:jogjakini.wordpress.com)







Selasa, 31 Januari 2012

Pernahkah...

Pernahkah...

Saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba kamu terpikirkan ingin berbuat sesuatu kebaikan untuk seseorang?

Itu adalah Allah...
Yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk hatimu...
(QS 4:114 , 2:195 , 28:77)

Pernahkah...
Saat kau sedang sedih... kecewa... tetapi tidak ada orang disekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati?

Itulah saatnya di mana Allah... Sedang rindu padamu dan ingin
agar kamu berbicara padaNYA...
(QS 12:86)

Pernahkah...
Kamu tanpa sengaja memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu dan tiba-tiba orang tersebut muncul atau kamu bertemu dengannya atau menerima telepon darinya?

Itu adalah Kuasa Allah yang sedang menghiburmu. Tidak ada namanya kebetulan...
(QS 3:190-191)

Pernahkah...
Kamu mengharapkan sesuatu yang tidak terduga... yang selama ini kamu inginkan... tapi rasanya sulit untuk didapatkan?

Itu adalah Allah...
Yang mengetahui dan mendengar suara batinmu... Dan hasil dari benih keebaikan yang anda taburkan sebelumnya
(QS 65:2-3)

Pernahkah...
Kau berada dalam situasi yang buntu... semua terasa begitu sulit... begitu tidak menyenangkan... hambar... kosong... bahkan menakutkan...?

Itu adalah saat di mana Allah mengijinkan kamu diuji, supaya kamu menyadari KeberadaanNYA. Dan Alloh ingin mendengar rintihan dan doamu. Karena DiA tahu kamu sudah mulai melupakanNYA dalam kesenangan...
(QS 47:31 , 32:21)

Sering Allah mendemonstrasikan RAHMAT dan KEKUASAAN-NYA di dalam area, di mana saat manusia merasa dirinya tak mampu.

Apakah kau pikir tulisan ini hanya iseng terbaca olehmu...?

TIDAK! Sekali lagi TIDAK ada yang kebetulan...

Beberapa menit ini tenangkanlah dirimu...

Rasakan kehadiran-Nya...

Dengarkan suara-Nya yang berkata:

"Jangan Khawatir, AKU ada disini bersamamu..!"
(QS 2:214 , 2:186, 50:16)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Jumat, 13 Januari 2012

MENCELA, MENCACI

Pernah mencela hujan karena menghalangi aktivitas?
Atau pernah mencela panas yg terik?
Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Allah Ta'ala berfirman (yang artinya), "Anak Adam telah menyakiti Aku; dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti."
(HR. Bukhari no. 4826 dan Muslim no. 2246, dari Abu Hurairah)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda : "Janganlah kamu mencaci maki angin."
( HR. Tirmidzi no. 2252, dari Abu Ka'ab. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
ALLAH lah yang mengatur angin, panas, hujan, dll.
"Sesungguhnya ada seseorang yang mengucapkan kalimat yang ia anggap biasa tetapi karenanya ia terjun ke neraka sejauh 70 tahun.". (HR. At-Tirmidzi, Shahih gharib)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Dua doa yang tidak akan ditolak:
[1] do'a ketika adzan dan
[2] do'a ketika ketika turunnya hujan."
(HR. Al Hakim dan Al Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan : "Dianjurkan untuk berdo'a ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Carilah do'a yang mustajab pada tiga keadaan :
[1] Bertemunya dua pasukan
[2] Menjelang shalat dilaksanakan, dan
[3] Saat hujan turun."
(Dikeluarkan oleh Imam Syafi'i dalam Al Umm dan Al Baihaqi dalam Al Ma'rifah dari Makhul secara mursal. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Diriwayatkan dari 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha,
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ : اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
"Adalah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam apabila melihat hujan beliau berdoa : "ALLAHUMMA SHOYYIBAN NAAFI'A (Ya Allah, -jadikan hujan ini- hujan yang membawa manfaat -kebaikan-." (HR. Al-Buhari)
Semoga Bermanfaat Dunia Akhirat







Jumat, 30 Desember 2011

It Will Rain by Bruno Mars

Attention for muslim
Kalau dengar lagu It Will Rain by Bruno Mars, harap jangan ikut nyanyi sekali ya, sebab ada bait lirik yang bawa kita ke arah murtad (for Muslims).
kalau bisa tidak usah dengar langsung, tidak ada faedah sedkit pun.

Ini lirik nya :
There's no religion that could save me
(tiada agama yang boleh selamat kan aku)
No matter how long my knees are on the floor
(tak perduli berapa lama berlutut di lantai)

TIADA AGAMA? : O hati-hati Allah murka nanti, sebab kita terlena.
Tolong sebarkan ! Jika kamu sayang Allah SWT.

Tujuh kalimat yg harus dibiasakan.

1. بِــــــــــسْمِ الَّلهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـم
Bismillahirrohmanirrohiim..
Setiap hendak melakukan sesuatu.

2. اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْـعَالَمِيْـن
Alhamdulillahirobbil'alamiin...
Setiap habis melakukan sesuatu.

3. اَسْتَغْفِرُاللَهَ الْعَظِيْمِ
Astagfirullahal'adziim..
jika melakukan sesuatu yg buruk.

4. اِنْشَاءَ اللَّه
Insyaa'allah ..
jika ingin melakukan sesuatu pada masa yang akan datang.

5. لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَاِلاَّبِاللَّه
Laahawlawalaaquwwataillabiillah..
bila tidak bisa melakukan sesuatu yang agak berat/melihat hal yang buruk.

6. اِنَّالِلَه وَاِنَّااِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
Innalillahiwaainnaailayhirooji'un ..
jika melihat/menghadapi musibah.

7. لاَاِلَهَ اِلاَّاللَه مُحَمَّدَالرَّسُوْلُ اللَه
Laailahailaallah muhammadarrosuwlullah.

Bacalah siang & malam sebanyak-banyaknya.

Rasulullah bersabda :
"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yg mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Selamat Tahun Baru 2012

Bagaimana mungkin selembar daun yang kecil dapat menutupi dunia yang luas ini?

Jangankan dunia, menutupi telapak tangan anda saja sulit.

Namun bila daun kecil ini menempel dimatamu, maka tertutuplah dunia.

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kamu akan melihat keburukan dimana². Dunia yang besar ini pun akan tampak buruk.

Jangan menutupi mata mu walaupun hanya dengan daun yang kecil.

Jangan menutupi hati mu walaupun hanya dengan sebuah pikiran kecil yang negatif!

Bila hati mu tertutup, tertutuplah dunia. Karena itu bukalah mata hatimu. Dan kau akan melihat dunia yang indah terutama di pagi hari.

Fajar menyingsing memancarkan sinar pertamanya disetiap awal hari-hari baru.

Apa yang kita lalui di tahun menjadi pelajaran dan renungan kita untuk menyongsong hari-hari di tahun depan yang lebih baik.

Apa yang kita lakukan : Tingkah laku buruk, Kesombongan dan hal yang kurang baik, minimal bisa kita hilangkan ditahun depan.

Semoga kebersamaan yang lebih erat akan menyongsong hari-hari kedepan lebih baik.

~SELAMAT TAHUN BARU 2012~

Do'a di hari Jum'at.

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

Ya Allah, aku memohon bisa bahagia dgn orang-orang yang aku temui hari ini.. Aku juga memohon bahwa mereka juga bahagia dengan keberadaanku
Semua kuserahkan pada-Mu, sehingga tak perlu ada khawatir dan ketakutan..
Karena aku yakin, setiap harinya akan selalu ada kejutan-kejutan indah untukku.
Semoga aku dan orang-orang disekitarku dpt saling belajar dan memberi manfaat..(y)

Ya Allah, maafkan jika aku rapuh dan suka mengeluh.
Seharusnya aku bersyukur dengan semua nikmat yang tidak bisa aku hitung.
Aku masih bernafas dan bisa berjalan..:)
Mohon jauhkan aku dari berkeluh kesah,.. kesempitan pikiran, kekotoran hati dan dari kemalasan tubuh ini...

Ya Rabbana…
Betapa lemah diriku ini, seBerat apapun ujian dari Mu. Kupasrahkan semua padaMu.
disetiap malam kutitip alunan kidung doa bagi keluarga dan saudaraku yang baik ini.
 
Ya Ilahi…..
Kokohkan dan slalu perbarui iman islamnya. Sempurnakan sholat, ruku, sujudnya, dan Terima shaum dan zakatnya. Pelihara i'tiqaf, tilawah dan tahajudnya.
Ya Hayyul Qayyum…
Tambahkan ilmu pengetahuannya. Mudahkan rizqinya. Mulyakan diri dan keluarganya. Angkat darajatnya

Ya Mujibassailin…..
Bila ia sakit angkatlah sumber penyakitnya. Sembuhkanlah seperti semula. Sakit yang ia rasa jadikan sebagai penawar dosanya.

Ya Allah, ... Ya Tuhan Ku
Teringat semua ni'mat yang telah Engkau berikan. Ya Allah,..Kuatkan kami dari sikap putus asa, Serta sayangi, kasihi, cintai dan lindungilah selalu kami dan sodara'ku yang membaca kidung Doa ini selama hidupnya...
Jika wafat nanti, anugrahkanlah kami Khusnul Khatimah..... Pertemukanlah kami dengan Mu...

Nasihat Al-Ghazali

AL-GHAZALI pernah berkata:

1. Yang SINGKAT adalah WAKTU
2. Yang MENIPU adalah DUNIA
3. Yang DEKAT adalah KEMATIAN
4. Yang BESAR adalah HAWA NAFSU
5. Yang BERAT adalah AMANAH
6. Yang SULIT adalah IKHLAS
7. Yang MUDAH adalah BERBUAT DOSA
8. Yang SUSAH adalah SABAR
9. Yang SERING LUPA adalah BERSYUKUR
10. Yang MEMBAKAR AMAL adalah GHIBAH
11. Yang MENDORONG KE NERAKA adalah LIDAH
12. Yang BERHARGA adalah IMAN
13. Yang DITUNGGU ALLAH SWT adalah TAUBAT.

Semoga bermanfaat buat kita semua.

Senin, 19 Desember 2011

Doa Di Pagi Hari

Jangan menunggu bahagia baru tersenyum tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia

Jangan menunggu kaya baru bersedekah tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya

Jangan menunggu termotivasi baru bergerak tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi

Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli tapi pedulilah dengan orang lain, maka kamu akan dipedulikan.

Jangan menunggu orang memahami kamu baru kita memahami dia tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

Jangan menunggu terinspirasi baru menulis tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

Jangan menunggu proyek baru bekerja tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu.

Jangan menunggu dicintai baru mencintai tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.

Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang tapi hiduplah dengan tenang, Insya Allah bukan sekadar uang yang datang.

Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

Jangan menunggu sukses baru bersyukur tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.

Jangan menunggu bisa baru melakukan tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!.

Para Pecundang selalu menunggu Bukti dan Para Pemenang Selalu Menjadi Bukti

Seribu kata mutiara akan dikalahkan Satu Aksi Nyata!

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432 H

▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬
Bila kata merangkai dusta
Bila langkah membekas lara
Bila hati penuh prasangka
Dan bila Ada langkah yang menoreh luka

Mohon bukakan pintu maaf
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432 H
♍ɪ̇ƞǟL ǎɪ̇ðɪ̇ƞ Wǟlfǟɪ̇Zɪ̇ƞ♍ơƗƗơƞ ♍ǎǎF LǎƗƗɪ̇Ʀ BǟƭƗƗɪ̇ƞ 
▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬ 

Kunci

Sebuah pabrik pembuatan gembok tidak hanya menciptakan gembok, tapi juga membuat anak kunci untuk setiap gembok tersebut. Bayangkan betapa konyolnya jika mereka hanya jual gembok tanpa anak kunci.

Ini hal yang sama yg Allah lakukan dalam hidup kita. Ketika Allah menguji kita, maka sesungguhnya Dia sudah punya jawaban untuk persoalan tersebut.

Allah tidak pernah membiarkan kita mengalami persoalan yang tak terpecahkan atau masalah yang tidak ada jalan keluarnya. Allah telah menyediakan kunci utk setiap pergumulan hidup yg kita alami.
Bahkan Allah tidak hanya menyediakan jawaban atau kunci utk setiap masalah yg kita alami, tetapi Dia juga bijak dalam mengukur kemampuan dan kapasitas kita dalam menanggung persoalan. Allah tidak akan pernah memberikan soal yang melebihi kemampuan umatnya.

Bukankah seorang guru tidak akan memberikan soal kelas VI untuk anak yang masih kelas 1 ? Jika seorang guru saja bisa demikian bijak dalam menakar kemampuan kita, apalagi Allah SWT.

Melalui kebenaran ini kita diingatkan agar jangan sampai menjadi orang yang mudah mengeluh dan merasa persoalan yang kita alami sangat berat dan tak tertanggungkan. Jangan juga kita menjadi orang yang mudah putus asa karena berpikir masalah kita tidak ada selesainya.

Pesan moral :

Ingatlah bahwa ada soal berarti ada jawaban, dan semua ada waktunya untuk diselesaikan. Ada gembok berarti ada kuncinya.
Ketika Allah sedang menguji kita, Dia sudah menyediakan kunci jawaban-Nya. Akhiri tahun ini dengan Ţє̲̣̥tά̲̣̥ƥ bersyukur. .. . آمِيّنْ آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. .

Senin, 12 Desember 2011

Nabi Muhammad SAW bersabda :

1. Empat hal yang bisa membuat Badan Sakit :
  • Kebanyakan Bicara.
  • Kebanyakan Tidur.
  • Kebanyakan Makan.
  • Kebanyakan Bertemu Orang

2. Empat hal yang dapat merusak Tubuh :
  • Khawatir/Cemas.
  • Kesedihan.
  • Kelaparan.
  • Tidur Larut Malam.

3. Empat hal yang dapat membuat manusia Murung dan Kesedihan :
  • Berbohong.
  • Kurang Ajar atau tidak hormat.
  • Berdebat tanpa Pengetahuan atau Informasi yang memadai.
  • Amoral atau melakukan sesuatu tanpa rasa Takut.

4. Empat hal yang meningkatkan Wajah Berseri dan Kebahagiaan :
  • Kesalehan
  • Loyalitas
  • Kedermawanan
  • Menolong sesama dg Ikhlas tanpa diminta hanya harap Ridho ilahi

5. Empat hal yang Memberhentikan Rezeki :
  • Tidur dipagi hari dari Sholat Subuh hingga Matahari Bersinar.
  • Tidak melakukan Sholat/Berdoa secara teratur.
  • Malas.
  • Penghianatan atau Ketidak Jujuran.

6. Empat hal yang membawa Rezeki :
  • Berdoa di malam hari.
  • Tobat.
  • Beramal.
  • Berdzikir.

Nabi Muhammad SAW juga bersabda : Hiasi Jiwamu dg Shalat, Zikir & Al-Quran karena Satu ayat Al-Quran pada Hari Akhir kan memberi Safaat.

Nabi Muhammad SAW juga bersabda : Berhenti melakukan sesuatu saat Adzan bahkan membaca Al-Quran, orang yang berbicara selama Adzan tidak dapat mengatakan Dua Kalimat Syahadat disaat Kematiannya.

Baca doa ini untuk kehidupan yang lebih baik : Allahumma inni ala zikrika wa syukrika wa husni ibadatika.

Doa yang sangat kuat telah dikirim kepada anda. Bayangkan jika 1000 orang membacanya hanya karena anda.Subhanallah Jazakallah bi hoirin Amin.

Jika Susah, janganlah merasa Pilu. Ada Allah tempat Mengadu.
Jika Gagal, janganlah berputus Asa. Ada Allah tempat Meminta.
Jika Bahagia, janganlah jadi Lupa.. Karena hanya Allah lah tempat kita memuja untuk berucap syukur.

Sabtu, 10 Desember 2011

Hidup Kita Bagaikan Buku

Cover depan adalah tanggal Lahir.
Cover belakang adalah tanggal Kematian.
Tiap lembarnya adalah tiap hari dalam hidup kita dan apa yang kita lakukan.

Ada buku yang tebal, ada juga buku yang tipis.
Ada buku yang menarik dibaca, ada yang sama sekali tidak menarik .
Sekali tertulis, tidak akan pernah di edit lagi.

Tapi hebatnya....Seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yang putih bersih, baru dan tiada cacat.
Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin, Kita selalu punya kesempatan untuk hari yang baru.
Kita selalu punya kesempatan baru untuk melakukan sesuatu yang benar dalam hidup kita setiap harinya dan kita selalu bisa memperbaiki kesalahan kita.

Syukuri hari ini dan isilah halaman buku kehidupanmu dengan hal-hal yang baik semata.  Supaya pada saat halaman terakhir, buku kehidupan itu layak untuk dijadikan teladan bagi anak-anak kita dan siapapun setelah kita nanti.

Selamat menulis di buku Kehidupanmu.
Menulislah dengan Tinta Cinta dan Kasih Sayang, serta dengan Pena Kebijaksanaan.

Kamis, 08 Desember 2011

TIPS Belajar Meredam Rasa Tersinggung.

Salah satu hal yang sering membuat energi kita terkuras adalah timbulnya rasa ketersinggungan diri. Munculnya perasaan ini sering disebabkan oleh ketidaktahanan kita terhadap sikap orang lain.
Ketika tersinggung, minimal kita akan sibuk membela diri dan selanjutnya akan memikirkan kejelekan orang lain. Hal yang paling membahayakan dari ketersinggungan adalah habisnya waktu kita menjadi buah roh.
Efek yang biasa ditimbulkan oleh rasa tersinggung adalah kemarahan. Jika kita marah, kata-kata jadi tidak terkendali, stress meningkat, dan lainnya. Karena itu, kegigihan kita untuk tidak tersinggung menjadi suatu keharusan.

Apa yang menyebabkan orang tersinggung? Ketersinggungan seseorang timbul karena menilai dirinya lebih dari kenyataan, merasa pintar, berjasa, baik, tampan dan merasa sukses.
Setiap kali kita menilai diri lebih dari kenyataan bila ada yang menilai kita kurang sedikit saja akan langsung tersinggung. Peluang tersinggung akan terbuka jika kita salah dalam menilai diri sendiri. Karena itu, ada sesuatu yang harus kita perbaiki, yaitu proporsional menilai diri.
Teknik pertama agar kita tidak mudah tersinggung adalah tidak menilai lebih kepada diri kita. Misalnya, jangan banyak mengingat-ingat bahwa saya telah berjasa, saya seorang guru, saya seorang pemimpin, saya ini orang yang sudah berbuat. Semakin banyak kita mengaku-ngaku tentang diri kita, akan membuat kita makin tersinggung.

Ada beberapa cara yang cukup efektif untuk meredam ketersinggungan
Pertama, belajar melupakan.
Jika kita seorang sarjana maka lupakanlah kesarjanaan kita. Jika kita seorang direktur lupakanlah jabatan itu. Jika kita pemuka agama lupakan kepemukaagamaan kita. Jika kita seorang pimpinan lupakanlah hal itu, dan seterusnya. Anggap semuanya ini berkat dari Allah agar kita tidak tamak terhadap penghargaan. Kita harus melatih diri untuk merasa sekadar hamba Allah yang tidak memiliki apa-apa kecuali berkat ilmu yang dipercikkan oleh Allah sedikit. Kita lebih banyak tidak tahu. Kita tidak mempunyai harta sedikit pun kecuali sepercik titipan berkat dari Allah. Kita tidak mempunyai jabatan ataupun kedudukan sedikit pun kecuali sepercik yang Allah telah berikan dan dipertanggung jawabkan. Dengan sikap seperti ini hidup kita akan lebih ringan. Semakin kita ingin dihargai, dipuji, dan dihormati, akan kian sering kita sakit hati.

Kedua, kita harus melihat bahwa apa pun yang dilakukan orang kepada kita akan bermanfaat jika kita dapat menyikapinya dengan tepat.
Kita tidak akan pernah rugi dengan perilaku orang kepada kita, jika bisa menyikapinya dengan tepat. Kita akan merugi apabila salah menyikapi kejadian dan sebenarnya kita tidak bisa memaksa orang lain berbuat sesuai dengan keinginan kita. Yang bisa kita lakukan adalah memaksa diri sendiri menyikapi orang lain dengan sikap terbaik kita. Apa pun perkataan orang lain kepada kita, tentu itu terjadi dengan izin Allah. Anggap saja ini episode atau ujian yang harus kita alami untuk menguji keimanan kita.

Ketiga, kita harus berempati.
Yaitu, mulai melihat sesuatu tidak dari sisi kita. Perhatikan kisah seseorang yang tengah menuntun gajah dari depan dan seorang lagi mengikutinya di belakang Gajah tersebut.
Yang di depan berkata, "Oh indah nian pemandangan sepanjang hari". Kontan ia didorong dan dilempar dari belakang karena dianggap menyindir. Sebab, sepanjang perjalanan, orang yang di belakang hanya melihat pantat gajah.!
Karena itu, kita harus belajar berempati. Jika tidak ingin mudah tersinggung cari seribu satu alasan untuk bisa memaklumi orang lain. Namun yang harus diingat, berbagai alasan yang kita buat semata-mata untuk memaklumi, bukan untuk membenarkan kesalahan, sehingga kita dapat mengendalikan diri.

Keempat, jadikan penghinaan orang lain kepada kita sebagai ladang peningkatan kwalitas diri dan kesempatan untuk mempraktekkan buah-buah roh Yaitu, dengan memaafkan orang yang menyakiti dan membalasnya dengan kebaikan.
Barakallah Fiikum...